Lima Kiat Menuju Kursi DPR

Lima Kiat Menuju Kursi DPR

Ditulis oleh : websitecaleg.com, pada tanggal 07 July 2018, 06:28

Apakah Anda calon anggota legislatif yang baru masuk dalam kancah politik? Ini lima kiat untuk lolos merebut kursi DPRD dan DPR RI. Perlu kiat-kiat khusus untuk memenangkan pertarungan politik 2019. Setidaknya ada lima kiat.

Pertama

Anda harus pandai menjaga atau memelihara jaringan untuk menjadi anggota legislatif. Jika caleg pandai menjaga jaringan dan sering-sering turun ke daerah pemilihan, maka ada potensi untuk meraih kursi, sebab pemilih akan ingat kepada yang bersangkutan.

Kedua

tidak sombong, dalam artian sebelum dan sesudah menjadi anggota DPRD, pembawaan atau sikap dan tindak tanduk Anda terhadap masyarakat dan lingkungannya sama. Perilakunya tidak berubah, kalau menjadi sombong setelah menjadi anggota DPRD maka jangan harap bisa terpilih lagi.

Ketiga

adalah aspiratif atau selalu menerima aspirasi masyarakat tanpa membeda-bedakan agama, suku atau ras dan golongan. Orang yang aspiratif menurutnya berpotensi kembali terpilih, sebab aspirasi masyarakat ditindaklanjuti, minimal di daerah pemilihannya.

Keempat

adalah banyak jaringan kerabat atau banyak sanak saudara. Memiliki keluarga besar di mana ia mencalonkan diri, sebab ini jaringan primordial sangat menentukan keterpilihan seorang caleg. Karena itu anggota DPRD dapat dikatakan orang-orang itu saja, sebab mereka mengandalkan jaringan keluarga.

Kelima

adalah memiliki jaringan partai yang kuat. Tidak bisa dipungkiri jika jaringan partai atau mesin partai tidak kuat, maka kecil kemungkinan bisa terpilih. Selain itu ada faktor lainnya, misalnya, kharakter individu dan juga pencitraan. Faktor ini adalah faktor pendukung setelah kelima kiat tersebut dimiliki. Sebab jika tidak melakukan pencitraan melalui media, maka caleg atau anggota DPRD tersebut sulit untuk diketahui siapa dan apa yang sudah dilaksanakannya selama menjadi anggota DPRD.

Pencitraan ini penting, sehingga jaringan dan pendukung yang ada bisa bertambah karena banyak orang yang bersimpati.